:: Garam Tidak Hanya Pengaruhi Tekanan Darah, Fungsi Organ Lainpun Terganggu ::

Garam Tidak Hanya Pengaruhi Tekanan Darah, Fungsi Organ Lainpun TergangguCNI DC715 – Hipertensi bisa terjadi karena adanya faktor keturunan dan gaya hidup. Konsumsi garam berlebih pun bisa meningkatkan risiko terjadinya hipertensi. Meskipun, pada kenyataannya garam tidak hanya memengaruhi tingginya tekanan darah.

Dijelaskan dr Arieska Ann Soenarta, SpJP, FIHA dari RS Harapan Kita, garam tidak hanya berpengaruh pada tekanan darah saja, tetapi bisa membesarkan sel otot polos dan otot jantung. Lalu, konsumsi garam berlebih juga bisa merusak fungsi endotel.

“Endotel ini lapisan sel di pembuluh darah, nah kalau ini rusak bisa jadi awal timbulnya plak di pembuluh darah. Selain itu, garam berlebih juga bisa menyebabkan penebalan dinding pembuluh darah karena serat elastin bertambah,” tutur dr Ann di sela-sela Konferensi Pers ‘Know Your Number: Cegah Risiko Terkena Stroke, Serangan Jantung, dan Gagal Ginjal’ di PERKI House Building, Bendungan Hilir, Jakarta Pusat.

Lebih lanjut, dr Ann mengatakan garam berlebih pada tubuh juga bisa meningkatkan pengeluaran albumin yang menyebabkan dihasilkannya protein urine. Oleh karena itu, peningkatkan asupan garam bisa berefek negatif pada ginjal.

“Asupan garam tinggi juga meningkatkan risiko kematian, tidak hanya risiko kejadian penyakit kardiovaskuler. Jadi, garam tidak hanya memngaruhi tekanan darah saja tapi juga ke seluruh organ,” tutur dokter berkacamata ini.

Terkait asupan garam berlebih membuat tekanan darah meningkat, dr Ann menuturkan asupan garam yang berlebih bisa membuat plasma sodium (salah satu bahan di dalam plasma darah) meningkat. Akibatnya, osmolaritas di plasma meningkat dan menyebabkan perasaan haus. Kemudian, volume di luar sel akan bertambah hingga tensi atau tekanan darah bertambah.

“Keadaan garam yang meningkat di plasma meningkatkan aktivitas mekanisme di hipotalamus dan jantung maka tekanan darah bisa naik. Untuk Anda yang masih muda terus tensinya bagus, salah kalau Anda tidak membatasi konsumsi garam. Kalau tidak ada kelainan batasi maksimal 1,5-2,3 gram per hari,” tutur dr Ann.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s