:: 10 Alasan Mengkonsumsi Makanan Probiotik (1) ::

10 Alasan Mengkonsumsi Makanan ProbiotikCNI DC715 Apakah Anda mempunyai hobi mengkonsumsi aneka camilan manis? Kehadiran camilan dalam hidup kita memang sulit dihindari. Apalagi pada saat-saat istimewa, misalnya perayaan ulang tahun dan hari-hari besar Lebaran, Natal, atau Tahun baru. Saat itu disekitar kita pasti bertaburan anela cake, cokelat hingga kue-kue kering yang manis dan lezat untuk memeriahkan suasana. Rasanya terlalu menggoda untuk dilewatkan, tetapi lebih bijak bila kita memakannya berlebihan.

Salah satu sebabnya adalah karena mengkonsumsi camilan manis secara berlebihan bisa menyebabkan terganggunya keseimbangan flora di dalam usus yang akhirnya menekan sistem kekebalan tubuh.

Sebenarnya menkonsumsi makanan manis secara berlebihan pun bukan merupakan satu-atunya penyebab. Keseimbangan flora usus juga bisa terganggu akibat terlampau banyak mengkonsumsi makanan olahan pabrik yang kaya zat pengawet, pewarna atau zat penstabil adonan. DItambah lagi dengan kebiasaan minum minuman beralkohol, sering mengkonsumsi obat-obat pencahar, antibiotika, obat kortikosteroid, pil KB, atau karena pola makan sehari-hari yang miskin serat.

Untuk menciptakan keseimbangan yang baik antara bakteri patogen dengan bakteri ‘baik’ perlu mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung bakteri ‘baik’ yang disebut makanan probiotik. Yogurth dengan bakteri hidup, kefir, tempe, kim chee, sauerkrout, miso, buttermilk, sour cream, dan cottage cheese adalah sumber probiotik yang baik. Jika perlu Anda juga bisa mengkonsumsi suplemen probiotik.

Untuk membantu menunjang perkembangan bakteri ‘baik’ di dalam usus, kita juga perlu mengkonsumsi makanan yang mengandung senyawa prebiotik. Senyawa prebiotik adalah nutrisi yang cocok bagi bakteri probiotik tetapi tidak disukai oleh bakteri patogen.

Senyawa prebiotik banyak terdapat pada makanan yang kaya serat seperti biji-bijian, sayuran seperti brokoli, kembang kol, sayuran berdaun hijau, serta buah-buahan. Produk olahan kedelai seperti tahu, tempe, dan tauco juga kaya senyawa prebiotik, begitu juga tepung gandum utuh, bawang bombai, dan bawang putih.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s