:: 3 Kemenangan Yang Anda Peroleh Dari Memaafkan ::

3 Kemenangan Yang Anda Peroleh Dari MemaafkanCNI DC715 – Untuk memaafkan seseorang yang telah menyakiti kita memang bukanlah hal yang mudah. Kita bahkan pernah berfikir untuk tidak akan memaafkan orang tersebut sampai kapan pun karena kita terlanjur sakit hati. Namun, apakah kita sadar bahwa sebenarnya memaafkan memberikan manfaat yang banyak untuk diri kita sendiri maupun orang lain?

Menjadi yang pertama untuk minta maaf dan memaafkan bisa menjadikan seseorang memenangkan dirinya sendiri dan masalah yang ia hadapi. Artinya orang tersebut sudah meruntuhkan gengsi yang memenjarakan kedamaian hatinya. Selain itu juga ia telah siap untuk menjalani fase kehidupan berikutnya dengan lebih baik dan dewasa.

Ada 3 hal yang kita menangkan saat membuka pintu maaf. Mau tahu apa saja?

Memenangkan Keberanian
Orang yang menyimpan dendam juga menyimpan ketakutan. Ketakutan untuk tersakiti kembali sehingga ia menutup rapat pintu maaf yang sebenarnya juga lebih menyiksanya. Memaafkan juga dibutuhkan keberanian. Tapi jangan takut, keberanian itu akan kembali lebih banyak pada Anda. Setelah kita berani memaafkan kesalahan orang lain bahkan memaafkan diri kita sendiri, kita lebih berani menghadapi tantangan yang lebih besar lagi.

Memenangkan Kebebasan Jiwa
Seperti yang kami sampaikan di atas, hati yang belum bisa memaafkan sebenarnya menciptakan belenggunya sendiri. Belum lagi, kita terbebani dengan kebencian kita pada orang lain. Memang butuh waktu untuk bisa mengikhlaskan semuanya. Pada proses perenungan ini, biasanya orang akan menyadari bahwa menyimpan dendam dalam hidup sama dengan menghabiskan waktu untuk berada dalam belenggu tersebut. Dengan memaafkan, mereka telah melepaskan belenggunya, belenggu orang lain dan akhirnya memperoleh kebebasan jiwanya.

Memenangkan Persaingan Yang Tak Kasat Mata
Di manapun bekerja dan sedekat apapun dengan rekan atau saudara, persaingan itu ada. Memang persaingan ini hanya bisa diduga dan tak kasat mata, tapi pasti ada. Untuk memenangkan persaingan ini tak harus selalu menjadi yang terhebat dalam berbagai hal. Yang diperlukan justru jiwa besar, termasuk jiwa besar untuk memaafkan mereka yang menusuk dari belakang. Selanjutnya, move on dan jadilah lebih baik sambil mendoakan agar kesalahan pesaing kita bisa membuatnya belajar lebih baik. Good things, good attitude will bring us to a good life. Tanpa belenggu dendam yang membuat perasaan kita naik turun.

Pada orang tua, pada saudara, sahabat, bahkan para mantan (baik kekasih atau bahkan mantan sahabat mungkin), maafkanlah. Tidurlah lebih nyenyak malam ini dengan memaafkan mereka. Sehingga besok Anda bisa bangun dengan lebih bersemangat dan fokus pada hidup. Bukan hanya, masalah hidup.(vemale)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s