:: Hidup di Dalam Anugerah ::

Hidup di Dalam AnugerahCNI DC715 Warren Buffet, salah satu orang terkaya di Amerika Serikat berkata, “Terkadang yang terpenting bukanlah seberapa kuat Anda mendayung perahu, melainkan seberapa cepat arus sungainya.”

Jangan salah mengerti, mendayung memang penting tapi ada yang jauh lebih penting dari itu, yaitu bagaimana bergerak mengikuti derasnya arus.

Bekerja dan berusaha memang penting dan itu adalah keharusan. Namun, hendaknya kita jangan lupa bahwa bekerja dan berusaha saja tidak cukup, kita butuh ‘kekuatan arus’. Itulah yang disebut Anugerah.

Sekeras apapun kita bekerja dan sebesar apapun pengorbanan kita dalam pekerjaan, namun jika kita hidup di luar Anugerah Tuhan maka hasil yang kita harapkan tidak sebanding dengan usaha yang kita lakukan.

Anugerah Tuhan itulah yang saya gambarkan seperti ‘arus sungai yang deras’. Kita tetap mendayung, namun seberapa cepat laju kita justru ditentukan oleh seberapa cepat arus sungainya, bukan seberapa kuat kita mendayung.

Jika kita menyadari kebenaran ini, maka setiap hari kita akan bergantung pada ‘Anugerah Tuhan’ bukan pada kekuatan kita sendiri.

Ingatlah bahwa kita ini lemah dan terbatas dalam banyak hal, namun Anugerah Tuhan membuat kita mampu mengalami terobosan dalam banyak hal. Itu sebabnya seringkali hasil yang kita dapatkan melebihi dari upaya yang telah kita lakukan, itulah Anugerah.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s