:: Cara Meminimalkan Zat Kimia yang Masuk ke Dalam Tubuh ::

Cara Meminimalkan Zat Kimia yang Masuk ke Dalam TubuhCNI DC715 Tak bisa dipungkiri, modernisasi dan kemajuan zaman saat ini memang begitu berhasil membuat segala hal jauh lebih mudah dan praktis. Namun, bagai dua sisi mata uang, modernisasi tak hanya membawa dampak positif, melainkan juga dampak negatif. Salah satu dampak negatif dari modernisasi yang paling bisa dirasakan adalah meningkatnya penggunaan bahan-bahan kimia pada berbagai produk, baik itu produk kecantikan, gadget, hingga bahan pangan.

Padahal, sebagai zat yang terbilang sulit terurai di dalam tubuh, konsumsi zat kimia mestinya dikontrol batasnya. Nah, berikut beberapa cara mudah yang bisa kita lakukan untuk meminimalisir kadar zat kimia yang masuk ke dalam tubuh:

1. Pilih Produk Organik
Hingga kini tak sedikit petani yang masih memanfaatkan pestisida untuk memerangi hama demi menjaga sayuran dan buah-buahan tumbuh dengan baik. Sayangnya, zat kimia dalam pestisida yang disemprotkan pada sayur dan buah ini ternyata tak bisa dibersihkan hanya dengan air. Untuk itu, memilih produk pangan organik bisa menjadi solusi.

2. Jadilah Lebih Selektif
Selektif memilih produk makanan berdasarkan label kemasan. Sayangnya, hingga kini cara sederhana yang satu ini belum banyak dijalankan. Padahal, dengan membaca label kemasan sebelum membeli produk makanan, meminimalisir toksin yang masuk ke dalam tubuh.

3. Olahraga
Toksin dalam tubuh sebenarnya dapat sedikit demi sedikit dikeluarkan melalui proses eksresi. Seperti yang kita tahu, proses eksresi dalam tubuh manusia dapat berlangsung lewat urin maupun keringat. Dengan demikian, olahraga bisa menjadi salah satu cara terbaik dan sederhana yang bisa kita lakukan dalam rangka meminimalisir toksin kimia dalam tubuh.

4. Minimalkan Lemak Jenuh
Penting untuk diketahui bahwa lemak merupakan unsur yang menjadi teman terbaik toksin dalam tubuh. Semakin banyak lemak, akan semakin banyak pula toksin yang terikat dan sulit dikeluarkan dari tubuh. Untuk itu, demi mengurangi kadar toksin, asupan pun harus diatur ulang, salah satunya yaitu dengan meminimalkan lemak jenuh.

5. Beralih ke Produk Pembersih Alami
Demi menjaga kebersihan, tak jarang kita menggunakan beragam produk pembersih sekaligus. Hasilnya terlihat bersih memang. Namun tanpa kita sadari, saat itulah peluang paparan toksik dalam tubuh meningkat. Untuk menghindari terjadinya hal ini, mulailah beralih ke bahan alami untuk menggantikan beberapa produk pembersih, seperti cuka atau baking soda.

6. Cukupi Kebutuhan Air
Untuk memperlancar proses urai dan sekresi toksin kimia dari tubuh, jangan lupa untuk selalu mencukupi kebutuhan air setiap hari. Seperti yang banyak disarankan, konsumsilah setidaknya 2 liter air per hari.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s