:: Renungan Tentang Bosan ::

Renungan Tentang BosanCNI DC715 Pada awalnya manusialah yang menciptakan kebiasaan. Namun lama kelamaan, kebiasaanlah yang menentukan tingkah laku manusia.

Alkisah, ada seorang yang hidupnya amat miskin. Namun walaupun ia miskin ia tetap rajin membaca. Hingga suatu hari secara tak sengaja ia membaca sebuah buku kuno. Buku itu mengatakan bahwa di sebuah pantai tertentu ada sebuah batu yang hidup, yang bisa mengubah benda apa pun menjadi emas.

Setelah mempelajari isi buku itu dan memahami seluk-beluk batu tersebut, iapun berangkat menuju pantai yang disebutkan dalam buku kuno itu.

Dikatakan dalam buku itu bahwa batu ajaib itu agak hangat bila dipegang, seperti halnya bila kita menyentuh makhluk hidup lainnya. Setiap hari pemuda itu memungut batu, merasakan suhu batu tersebut lalu membuangnya ke laut dalam setelah tahu kalau batu dalam genggamannya itu dingin-dingin saja.

Satu batu, dua batu, tiga batu dipungutnya dan dilemparkannya kembali ke dalam laut. Satu hari, dua hari, satu minggu, setahun ia berada di pantai itu. Kini menggenggam dan membuang batu telah menjadi kebiasaannya.

Suatu hari secara tak sadar, batu yang dicari itu tergenggam dalam tangannya. Namun karena ia telah terbiasa membuang batu ke laut, maka batu ajaib itupun tak luput terbang ke laut dalam.

Lelaki miskin itu melanjutkan ‘permainannya’ memungut dan membuang batu. Ia kini lupa apa yang sedang dicarinya.

Pernahkah kita merasakan kalau hidup ini hanyalah suatu rentetan perulangan yang membosankan? Dari kecil, kita sebenarnya sudah dapat merasakannya, kita harus bangun pagi-pagi untuk bersekolah, lalu siang harinya kita pulang, mungkin sambil melakukan aktivitas lain seperti belajar, menonton TV, tidur, lalu pada malam harinya, makan malam, kemudian tidur. Dan keesokan harinya kita kembali bangun pagi untuk bersekolah, dan seterusnya. Hal itu kita lakukan berulang kali bertahun-tahun. Hingga akhirnya kita bekerja pun, sejumlah aktivitas kita lakukan berulang-ulang bertahun-tahun.

Sampai kapan kita melakukannya? Pernahkah kita merasa bosan dengan aktivitas hidup kita? Bila hiidup ini hanyalah sebuah rentetan perulangan yang membosankan, maka kita akan kehilangan kesempatan untuk menemukan nilai baru di balik setiap peristiwa hidup.

Janganlah melihat aktivitas kita sebagai suatu kebiasaan atau rutinitas. Tapi, maknailah setiap peristiwa yang terjadi dalam hidup kita, mungkin kita akan menemukan sesuatu yang baru, yang berlum pernah kita ketahui sebelumnya. (intisari)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s